Selasa, 30 April 2013


Catatan Sejarah Cinta 


Islam seindah namamu ...

Inilah pintu hidup terbaik menuju Cinta
Sebaik-baik jalan perjuangan kita
Lorong waktu tuk menggapai jannah 
Agama yang ridho Allah ada padanya
Makmur dan sejahtera rakyatnya apabila ia berjaya
 
      Catatan sejarah cinta ...
      Sang pemuda yang hadir bak oase dipadang pasir
      Muhammad al-Fatih yang begitu mencintai Rasulullah tanpa lansir
      Cinta tak meminta untuk menanti
      Karna ianya takan pernah bisa mati

Islam dan ilmulah yang membawa ia pada karunia
Pada masa dimana seluruh dunia berguncang
Islam telah menaklukan pusat peradaban dunia
Jantung Eropa bernama Turki pun terguncang

                        Hingga Islam mewarnai dengan cintanya
Ini bukti! Bukti jikalau janji yang telah Allah maktubkan dalam surat cintanya
adalah benar kebenarannya
tanpa ingkar dan tanpa maya

Pemuda..buka mata, buka hati, buka pikiran
Kita dimana? Kita dimana?
Kutanya kita dimana??

Dimasa Rasulullah saw kah?
Dimasa Khulafaur Rasyidinkah?
atau Dimasa Bani Ummayahkah?
Dimasa Bani Abbasiyahkah?

Tidak bung, kita dimasa saat orang Islam harus mengislamkan orang Islam
Kita dimasa saat dunia menjadi tujuan
Kita dimasa saat Yahudi mendzalimi keberadaan Islam
Kita dimasa saat tuhan bukanlah tujuan

Ketika trend hidup adalah apatis
Ketika trend hidup adalah hedonis
Hingga membuat meringis dan menangis Islam perlahan tersisih
Ilmu pengetahuan semakin terkikis

Namun ...
Ini ujian menuju kelas terbaik berpredikat syar’i
Karna cinta mundur untuk maju dan berlari
Menanti datangnya kemenangan hakiki

Dijalan cinta para pejuang
Untuk mengenggam dunia...
Bersama Dien Islam dan ilmu untuk berjuang
Harapan itu masih ada bukan sekedar retorika dan angan